Malang Kota – Kegiatan hari itu dimulai dengan mengaji dan Sholat Dhuha 8 rokaat pada pukul 06.45. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan. Sebelum Kepala Madrasah, Bapak Akhmad Riyadi, S.Si ,S.Pd, M.Pd memberikan sepatah dua kata, MC dari OSIS memandu acara pembukaan yang diawali dengan membaca Basmalah bersama sama, dan pembacaan rangkaian kegiatan pada hari itu.

Setelah itu barulah, Kepala Madrasah memberikan pesan pesan nya kepada siswa-siswi MTs Surya Buana. “Kalian,sebagai generasi generasi muda,harus dengan penuh semangat meneruskan perjuangan dari semua Pahlawan Indonesia yang telah gugur. Bukan dengan cara yang lagi menggunakan bambu runcing sebagai senjatanya. Bukan lagi dengan cara berperang melawan musuh sampai habis darah”katanya. “Tapi dengan cara belajar dengan rajin dan memperoleh prestasi yang membanggakan”,lanjutnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Teater Peristiwa Heroik Perobekan Bendera Belanda yang dipersembahkan oleh kelas 9D dengan bimbingan ibu/bapak guru. Sebelum Teater Peristiwa Heroik Perobekan Bendera Belanda dimulai, panitia menayangkan video pidato Bung Tomo 10 November. “Dan akhirnya kita semua yakin saudara-saudaraku,  pada akhirnya pasti kita akan memperoleh kemanangan, karena Allah SWT akan terus dan selalu ada di pihak kita, sebagai orang yang benar. Ingat! Percayalah hal ini wahai saudara-saudara. Tuhan akan senantiasa melindungi kita sekalian”, penggalan Pidato Bung Tomo 10 November. Setelah itu, barulah dimulai Teater Peristiwa Heroik Perobekan Bendera Belanda oleh kelas 9D yang disaksikan oleh siswa/siswi dan bapak/ibu guru dengan sangat antusias. Tidak hanya penonton yang antusias,tapi para pemainnya pun sangat bersemangat dan menjiwai perannya saat memainkan teater tersebut.

Setelah teater telah usai, acara dilanjutkan kembali dengan sambutan Bapak Direktur Perguruan Surya Buana, Abdul Djalil Zuhri yang baru tiba. Sepatah dua kata,Abah Djalil menyampaikan pesan pesan nya kepada seluruh murid MTs Surya Buana di Hari Pahlawan yang sangat meriah itu. Selepas Abah Djalil menyampaikan pesan pesan untuk siswa-siswi MTs Surya Buana, dipimpin oleh Pak Fatih siswa-siswi membaca do’a bersama sama. Pukul 9 tepat, pembukaan telah selesai dan dilanjutkan dengan beragam lomba yang telah diselenggarakan oleh panitia. Diantaranya adalah lomba Heroes Doodle Art, Menulis Artikel dengan Tema Kepahlawanan, Berpacu dalam Memory, Futsal, dan Musikalisasi Puisi.

Lomba Heroes Doodle Art berlangsung di kelas 8B. Setiap kelas mengirimkan satu perwakilan untuk mengikuti lomba tersebut. Setiap kelas menggambar doodle dengan tema kepahlawanan diatas kertas A5 yang telah disediakan oleh panitia. Setiap peserta diperbolehkan membawa alat tulis untuk menggambar dan dilarang membawa literatur dalam bentuk apapun. Kreativitas, kesesuaian tema, keserasian, dan finishing merupakan kriteria lomba tersebut. Lomba tersebut berlangsung selama 120 menit. Juri yang terdiri atas Bu Sari, Pak Mabrur, dan Bu Dewi pun akhirnya menetapkan kelas 8E sebagai juara 1, kelas 9C sebagai juara 2, dan 9B sebagai juara 3.

Sementara itu,lomba Menulis Artikel dengan Tema Kepahlawanan berlangsung di 8A. Setiap kelas mengirimkan satu perwakilan untuk mengikuti lomba tersebut. Teknis lombanya yakni, setiap peserta hanya diperkenankan membawa alat tulis dan dilarang membawa literatur dalam bentuk apapun, yang berarti peserta membuat artikel murni dari pemikiran mereka masing masing. Peserta menulis artikel pada kertas folio bergaris yang sudah disediakan oleh panitia. Setelah 90 menit berlalu, lomba tersebut telah usai. Adapun jurinya yakni Pak Taufiq, Bu Novi, Pak Fatih, dan Bu Tri menetapkan kelas 9D sebagai juara 1, kelas 9B sebagai juara 2, dan kelas 7A sebagai juara 3.

Selagi,  peserta Lomba Artikel dan Heroes Doodle Art fokus kepada karya mereka, di depan kantin diadakan sebuah bazar yang diikuti oleh 3 kelas, yakni 8D, 8E, dan 9B. Para peserta membawa jenis makanan yang beragam lagi menarik. Bazar tersebut diadakan sedari pukul 9 tepat sampai pukul 10.30

Adapun lomba yang dilangsungkan di musholla adalah Lomba Berpacu dalam Memory dengan teknis setiap kelas mengirimkan 2 orang. Permainan Lomba Berpacu dalam Memory yaitu a)Tebak Judul Lewat Lirik, b)Melanjutkan lirik,c)Tebak Judul Lewat Nada. Babak penyisihan dilakukan dengan adu cepat, kelompok yang benar mendapat skor 100 dan -25 jika salah, jika peserta yang terpilih salah menjawab, pertanyaan dilempar ke kelompok lain, jika benar mendapat skor 50,dan jika salah -10. Lomba yang berlangsung sedari jam 9 tepat sampai jam 11 itu terdiri dari 2 babak, yakni babak penyisihan dan babak final. Babak Penyisihan terdiridari 4 sesi, yang akan menghasilkan 3 grupterbaik. 3 grup terbaik masuk ke babak final. Dalam babak final ini, soal mencangkup banyak lagu wajib nasional. Juri dalam lomba itu yakni, Bu Wiwik, Bu Farida, dan Bu Ida. Adapun pemenangnya ialah 7A sebagaijuara 1, 7D sebagai juara 2, dan 8A sebagai juara 3.

Selain itu,MTs Surya Buana juga mengadakan Lomba Futsal yang diselenggarakan di luar sekolah. Lomba ini tepatnya diseleggarakan di WK(Wong Klirong). Lomba ini hanya diperuntukkan kelas putra, setiap kelas mengirimkan 8 perwakilan untuk mengikuti lomba ini, 5 sebagai player 3 cadangan. Peserta lomba ini diharapkan untuk menaati peraturan, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak bermain bola di luar lapangan. Peserta berangkat ke Wong Klirong didampingi panitia dan juri, yaitu Pak Farih, Pak Hasan, Pak Haryo, dan Pak Yusuf pukul 9 tepat setelah acara pembukaan selesai. Lomba Futsal ini terdiri dari 2 babak, yakni babak penyisihan dan babak final. Babak penyisihan dengan system gugur dan babak final dengan system poin.Tim yang maju ke babak final adalah Tim 7B, Tim 8B, dan Tim 9A. Setelah melalui babakfinal, akhirnya ditetapkanlah 9A sebagai pemenang pertama, 8B menjadi pemenang kedua, dan 7B sebagai pemenang ketiga.

Kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, makansiang, dan Sholat Dhuhur berjama’ah. Setelah itu lomba dilanjutkan dengan lomba Musikalisasi Puisi. Dalam lomba ini setiap peserta dipersilahkan mempersiapkan lagu pengiring pembacaan puisi, mp3-flashdisk, maupun secara live. Setiap kelas diminta untuk mengirimkan perwakilan minimal 2 orang dan maksimal 5 orang. Perwakilan tiap kelas dipersilahkan membaca puisi di mushollah di depan  audiens dan juri. Juri yang beranggotakan Bu Fifin, Bu Dyah, dan Bu Pipit ini pun menetapkan kelas 9A sebagai juara 1, 7B sebagai juara 2, dan 8A sebagai juara 3.

Setelah semua lomba selesai dilakanakan, acara pada hari itu diakhiri dengan Shalat Ashar dan penutupan. (Namira Romadhona Fatih Purnomo/8E)